Saturday, February 20, 2010

Tata Ibadah Hari Minggu Sengsara I, Pengutusan dan Penerimaan serta Kenangan atas Hamba-Mu

Tata Ibadah
Hari Minggu Sengsara I,
Pengutusan dan Penerimaan serta
Kenangan atas Hamba-Mu

PERSIAPAN
Koord. Penyelenggara Ibadah
: Tuhan memanggil saudara-saudari untuk berkumpul di sini. Kasih dan kebaikan-Nya mempersatukan saudara-saudari di tempat ini, sebagai umat yang melaksanakan Amanat Tuhan Yesus Kepala Gereja.
J : Terpujilah nama Tuhan
Koord. Penyelenggara Ibadah
: Allah hadir di sini, menolong dan memberkati persekutuan sukacita dalam Ibadah Minggu Sengsara I, Pengutusan dan Penerimaan serta Kenangan akan Hamba-Mu di saat ini.
J : Terpujilah nama Tuhan.
Koord. Penyelenggara Ibadah
: Oleh karena itu, marilah kita berdiri, menyambut kehadiran-Nya dengan pujian dan penyembahan,
(Prosesi Salib dan diikuti Khadim serta pemasangan Lilin)
P+J : KJ.No 183 “Menjulang Nyata Atas Bukit Kala”
Menjulang nyata atas bukit kala
T’rang benderang salib-Mu Tuhanku
Dari sinar-Nya yang menyala-nyala
Memancar kasih agung dan restu
Seluruh umat insan menengadah
Ke arah cahya kasih yang mesra
Bagai pelaut yang karam merindukan
Di ufuk timur pagi merekah.

Salib-Mu, Kristus, tanda pengasihan
Mengangkat hati yang remuk redam,
Membuat dosa yang tak terperikan
Di lubuk cinta Tuhan terbenam.
Di dalam Tuhan kami balik lahir,
Insan bernoda kini berseri,
Teruras darah suci yang mengalir
Di salib pada bukit Kalvari
TAHBISAN DAN SALAM
P : Pertolongan kepada kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi, yang tetap setia untuk selama-lamanya dan tidak meninggalkan perbuatan tangan-Nya. Amin.
TUHAN menyertai saudara-saudara,
J : dan menyertai saudara juga.

NAS PEMBIMBING
P : Matius 24:14 “Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya."

PENGAKUAN DOSA DAN PEMBERITAAN ANUGERAH ALLAH
P : Marilah kita merendahkan diri di hadapan TUHAN, Allah kita, dan mengaku dosa kita kepada-Nya. Kita berdoa : ………………..
P+J : KJ.No. 157:1 ”Insan Tangisi Dosamu”
Insan tangisi dosamu!
Ingatlah, Kristus menempuh jalan penuh sengsara
Dan bagai hamba terendah
Ia kosongkan diri-Nya menjadi Perantara.
Yang mati dihidupkan-Nya,
yang sakit disembuhkan-Nya,
Yang hilang Ia cari, berkorban diri akhir-Nya,
Memikul dosa dunia di atas kayu salib.
P : Roma 6:12 dan 13 “Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya. Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran.”
P+J : KJ.No 174b:5 “’Ku Heran, Jurus’lamatku”
Tak dapat air mataku, membalas kasih-Nya
Seluruh jiwa ragaku ya Tuhan t’rimalah
Refr: Pada kayu salib, ’ku melihat terang
Dan beban hidupku hilang lenyap
Mataku celik, karena iman dan aku bahagia tetap

AJAKAN UNTUK MENGIKUTI YESUS KRISTUS DI JALAN SENGSARA
Seorang Penatua
: Markus. 8:27–38 : .....................................................................
P+J : NKB.NO. 125 KUDENGAR PANGGILAN TUHAN
Kudengar panggilan Tuhan, kudengar panggilan Tuhan
Kudengar panggilan Tuhan “Pikul salib ikutlah Aku1”
Refr : Aku mau mengikut Dia, aku mau mengikut Dia
aku mau mengikut Dia, ikut Dia, Yesus Tuhanku.

3. Meski jalanku mendaki, meski jalanku mendaki,
meski jalanku mendaki, ‘kan kuikut Dia s’lamanya. Refr : ...

(Pujian Anak Sekolah Minggu, sementara itu Kartu Ucapan-ucapan Salib Yesus Kristus dibagikan)

DOA, PEMBACAAN ALKITAB DAN KHOTBAH
Seorang Penatua
: Mari berdoa, ..............................................................................
Pembacaan Alkitab, ...................................................................

Puji-Pujian.
P : Khotbah : ………….....................................................................
Puji-Pujian.

PERSEMBAHAN
Seorang Syamas
: Nas Persembahan :
Matius 5:7 “Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.”
Marilah kita membawa persembahan kita ke meja persembahan.
KJ.No 450 ”Hidup Kita yang Benar”
Hidup kita yang benar haruslah mengucap syukur.
Dalam Kristus bergemar; janganlah tekebur.
Refr: Dalam susah pun senang; da;am segala hal
Aku bermazmur dan ucap syukur; itu kehendak-Nya!

Biar badai menyerang, biar ombak menerjang,
Aku akan bersyukur kepada Tuhanku. (Refr)

Apa arti hidupmu bukankah ungkapan syukur
Kar’na Kristus penebus berkorban bagimu! (Refr)

Tuhan Yesus, tolonglah, sempurnakan syukurku.
Roh Kudus berkuasalah di dalam hidupku! (Refr)
Seorang Syamas
: Doa Persembahan.

PENGUTUSAN DAN PENERIMAAN PENDETA
(Yang terkait disilahkan maju dan berdiri di depan)
Serah Terima Pelayanan, ...........................................................

P : Jemaat yang dikasihi Tuhan, kita tahu bersama bahwa pada hari ini, melalui ibadah ini akan dilaksankan Pengutusan Pdt. Multatuli Ikhtus Sompie dan Penerimaan Pdt. Ferry Rugian.
Acara ini adalah perwujudan ketaatan kita kepada Tuhan. Dunia ini, negara kita ini dan Gereja Masehi Injili di Minahasa ini adalah kepunyaan Tuhan. Semua warga Gereja/Jemaat dipanggil oleh Tuhan untuk bersekutu, bersaksi dan melayani bagi hormat dan kemuliaan Tuhan Allah bukan hanya untuk kita kini dan di sini, tetapi juga untuk kehidupan umat Tuhan diwaktu-waktu selanjutnya.
J : Terpujilah nama Tuhan.

Pdt. Multatuli Ikhtus Sompie
: Sebagai orang beriman, maka patutlah saya menyampaikan pujian dan ucapan syukur kepada Tuhan untuk segala sesuatu yang dianugerahkan-Nya kepada saya selama melaksanakan tugas pelayanan sebagai seorang Pendeta di Jemaat GMIM “Getsemani” Tateli. Kiranya semua yang baik yang saya telah lakukan menjadi berkat bagi warga jemaat di sini dan bagi masyarakat pada umumnya.
Jemaat GMIM “Getsemani” Tateli (sambil berdiri)
: Kami sungguh bersyukur kepada Allah, karena di hari ini kami telah turut di dalam pertolongan-Mu untuk menjaga dan mendampingi Hamba-Mu ya Tuhan dalam pelayanannya bersama keluarga kepada kami jemaat-Mu, dalam tahun-tahun pemberian-Mu.
Dan terimakasih atas seluruh pelayanan yang sudah dilakukan kepada kami, yaitu dia yang kami kenal sebagai Pdt. Multatuli Ikhtus Sompie.
Terpujilah nama Tuhan.
P+J : NKB No. 163 TAK MUDAH JALANKU
Tak mudah jalanku yang menuju ke sorga
sebab banyaklah duri, jerat;
Tak mudah jalanku tapi Yesus yang pimpin,
sehingga aku pun tak sesat.
Refr : Sungguh tak mudah jalanku,
sungguh tak mudah jalanku.
Tetapi Yesus, Tuhan dekatku berjalan,
meringankan beban dunia.

P : Atas nama Badan Pekerja Sinode GMIM, saya mengucapkan terima kasih kepada Pdt. Multatuli Ikhtus Sompie yang telah memberi diri dalam tugas-tugas sebagai Pendeta di Jemaat GMIM “Getseman’ Tateli. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada keluarga dan jemaat sekalian.
Kepada Pdt. Ferry Rugian. Saya mengucapkan selamat bertugas dan selamat melayani di Jemaat GMIM “Getsemani” Tateli. Tuhan yesus Kepala Gereja akan memimpin, menolong dan menghibur saudara dalam tugas dan pelayanan.
Pdt. Ferry Rugian
: Dengan penuh sukacita dan rasa syukur kepada Tuhan Yesus, maka saya menerima tugas pelayanan selaku Pendeta Jemaat sambil memohon pertolongan dan kekuatan dari Tuhan, serta topangan dan dukungan Pelayan Khusus dan seluruh anggota Jemaat GMIM “Getsemani” Tateli.
Kel. Rugian – Mamahit
: Berilah pertolongan-Mu, ya Tuhan.
Jemaat GMIM “Getsemani” Tateli (sambil berdiri)
: Dalam sukacita iman kami menyambut kedatangan saudara dan keluarga. Tuhan pasti akan membantu kita untuk bertumbuh dan berkembang bersama dalam pengenalan akan kasih dan rahmat Yesus Kristus.
P+J : NKB No. 163 TAK MUDAH JALANKU
2. Tak mudah jalanku, banyaklah pencobaan,
bahaya di segala tempat.
Tetapi Tuhanlah yang melindungi aku,
tak lagi 'ku merasa berat.
Refr : Sungguh tak mudah jalanku,
sungguh tak mudah jalanku.
Tetapi Yesus, Tuhan dekatku berjalan,
meringankan beban dunia.

P : Untuk itu, biarlah dalam segala pelayanan yang kita lakukan, kita bertekad hendak melakukannya dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus. Amin.
P+J : KJ.No. 320 “Syukur Kami Pada-Mu”
Syukur kami pada-Mu, Tuhan Kepala G’reja;
Sebagai Tubuh-Mu kami Kau pelihara.
O Tuhan, urapilah pelayan jemaat-Mu.
Menjadi gembala penuh karunia-Mu.
Dengan api Roh Kudus kobarkanlah imannnya
Untuk mewartakan Injil-Mu di dunia.

Oh Tuhan, curahkanlah wibawa yang rasuli,
Agar dihayati panggilan-Mu yang suci.
Kepada-Mu sajalah harapannya selali,
Tetap dan setia, teguh pada firman-mu;
Pun ia layakkanlah bagi-Mu tiap hari,
Berani bersaksi dan giat melayani

DOA UMUM (Jemaat duduk)
P : Marilah kita berdoa : .................................................................

Mengenang Hamba itu (Jemaat berdiri)
P : Allah adalah sumber kehidupan. Di dalam tangan-Nya segala sesuatu dicipta dan dipelihara.
J : Umat-Nya Dituntun melewati hari-hari indah dan bahagia, dan dijagai-Nya di hari-hari penuh awan kelabu.
P : Kini, Allah yang sama itulah, yang telah berperkara di tengah kehidupan keluarga pelayan-Nya, Kel. Pendeta Sompie – Liwe.
J : Walaupun Dia telah memanggil Sang Ibu: Sang Hamba Tuhan, yang sangat kami cintai dan sayangi.

P+J : NKB No. 150 “Di Seb'rang Sana”
Di seb'rang sana pagi yang ceria,
bersama Tuhan selamanya.
Berakhir sudah kerja di dunia,
di seb'rang sana, neg'ri baka.

P : Kini Hamba itu telah bersama Bapa di surga,
W/KI : namun cintanya bagi keluarga dan jemaat tetap diam di dalam hati kami.
P : Kini Hamba itu telah bersama Bapa di surga,
P/KB : namun ketenangannya menenangkan gejolak jiwa kami.
P : Kini Hamba itu telah bersama Bapa di surga,
Pemuda, Remaja dan ASM:
: namun kasihnya tetap merangkul kami.
P : Kini Hamba itu telah bersama Bapa di surga,
Pelsus : namun semangatnya tetap berkobar di hati ini.
P : Sang Ibu, Pdt. Treisje Revlin Liwe telah mendahului kita semua.
Pelsus : Hamba itu telah kembali kepada Sang Pemilik Kehidupan.
J : Hamba itu telah mendahului kita.
P : Dan untuk semua kenangan yang baik, yang pernah Sang hamba itu perbuat, kami mengucapkan terimakasih kepada Kel. Pdt. Sompie – Liwe.
J : Untuk semua yang pernah Sang Hamba itu teladankan, kami mengucapkan banyak terimakasih.
P+J : NKB No. 150 “Di Seb'rang Sana”
2. Di seb'rang sana azab tiada,
badai dan kabut telah lenyap.
Hari bahagia tidak bertara;
di seb'rang sana damai tetap.

Keluarga Besar Pdt. Sompie – Liwe
: Dan dari nurani yang paling dalam kami mengucapkan terimakasih kepada Tuhan yang telah memberikan seorang anak, Isteri, Mama dan Saudari yang terbaik dalam perjalanan kehidupan kami, bahkan yang selalu hidup dalam kenangan kami sepanjang masa.

P+J : NKB No. 150 “Di Seb'rang Sana”
3. Di seb'rang sana 'ku dibimbingNya,
kepada Bapa yang 'ku sembah.
Hadirat Allah yang mahamulia
bahagianku selamanya.

4. Di seb'rang sana kita berjumpa
dengan kekasih yang t'lah menang.
Kita bersatu senantiasa;
di seb'rang sana, fajar cerlang.

UNGKAPAN HATI
1. Pdt. Ferry Rugian.
2. Pdt. Multatuli I. Sompie.
3. Mewakil Pelayan Khusus Jemaat GMIM “Getsemani” Tateli.
4. Mewakili Pemerintah Desa Tateli.

NASEHAT DAN BERKAT (Jemaat berdiri)
P : Firman Tuhan berkata dalam Kolose 3:17 “Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.”

P+J : NKB.NO. 167 TUHAN YESUS SAHABATKU
Tuhan Yesus sahabatku tercinta dan erat
melebihi segalanya bagiku
bunga bakung paling indah
yang tumbuh di lembah
mengampuni menyucikan diriku
Penghibur dalam duka penolong yang teguh
kepadanya kuserahkan kuatirku
Refr : Bunga bakung paling indah
yang tumbuh di lembah
melebihi segalanya bagiku.

3. Ia takkan membiarkan dan meninggalkanku;
Aku hidup oleh iman pada-Nya.
Ia tembok yang berapi di sekelilingku,
Roti hidup yang membuatku kenyang.
Kelak di kemuliaan ’ku nampak wajah-Nya
Dan berkat sorgawi melimpahiku. Refr : ...

P : Terimalah berkat Allah :
Kasih karunia Yesus Kristus, TUHAN kita, menyertai saudara sekalian.
J : c = do 2 ketuk

i 7 6 │ 5 . │ i 7 6 │ 5 . │ 3 1 4 3 │ 2 . │1 . │▌

A - min A - min A - min.

SAAT TEDUH

No comments:

Post a Comment

Post a Comment